Momen Lebaran biasanya kita habiskan untuk bersilaturahmi dan berwisata dengan keluarga, momen yang sangat ditunggu karena semua keluarga bisa berkumpul. Saudara yang jauh pun pulang untuk bisa bersilaturahmi dengan orangtua serta saudara dan kerebat dekat. Setelah silaturahmi dengan kerabat-kerabat usai maka tibalah untuk berlibur bersama-sama keluarga. Bagi yang pulang kampung di sekitaran Yogyakarta ada tempat wisata yang sedang hitz akhir-akhir ini, yaitu Rumah Hobit. Kalau berwisata ke Rumah Hobbit, kita seperti berselaturahmi mendatangi sebuah rumah kerabat kita yang dikampung halaman yang suasanyanya sangat sejuk sekali.
Rumah Hobbit sendiri terletak di kawasan Wisata Seribu Batu Songgo Langit di Mangunan, Dlingo Kab. Bantul. Kawasan ini tidak asing lagi bagi para wisatawan pastinya, area yang dekat dengan tempat wisata sebelumnya yang sudah terkenal yaitu hutan Pinus Mangunan dan juga Taman Buah Mangunan. Letak dari Wisata Seribu Batu Songgo langit ini yaitu sebelum hutan Pinus Mangunan. Kawasan ini sungguh nyaman sekali untuk kita datangi, sudah terdapat parkir mobil dan motor yang luas, serta fasilitas pendukung yang sudah lengkap. Selain Rumah Hobbit wisata ini terdapat beberapa obyek untuk foto yang bagus sekali antara lain Rumah Kayu Negeri Dongeng, taman, Jembatan Jomblo dan lain sebagainya.

Gerbang masuk ke Kawasan Wisata Seribu Batu Songgo Langit

Flying Fox yang disediakan untuk menuruni area wisata

Jembatan Jomblo yang langsung terlihat Rumah Hobbit

Saat masuk ke pintu gerbang kawasan wisata ini hawa sejuk langsung terasa, sempat saya bilang ke teman-teman saya “enak banget disini ya”. Masih satu kawasan dengan Hutan Pinus Mangunan kawasan ini memang di kelilingi pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi sehingga suasananya sangat nyaman sekali, apalagi datanganya kesini pagi-pagi udara sangat sejuk sekali dan terasa nyaman sekali. Saya datang ketempat ini memang saat pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB. Suasana pengunjung yang masih sepi membuat taman ini sepeti milik saya dan teman-teman saya sehingga kita bebas untuk berfoto dan bersilaturahmi (masuk) ke rumah-rumah Hobbit dan lainnya.
Dari gerbang masuk kita sudah disajikan sederet warung makan, ada juga flaying fox yang bisa mengantar kita sampai bebatuan songgo langit dan rumah Hobbit, bagi yang tidak ingin sempat samapai atau menikmati susana kawasan wisata ini lebih baik jalan saja, karena ada beberapa spot menarik untuk kita foto, ada jembatan jomblo yang berhadapan langsung dengan rumah Hobbit. Sesudah kita melewati Jembatan Jomblo kita akan memasukki kawasan rumah Hobbit, terdapat rumah hobbit yang bisa kita jadikan foto-foto walaupun agak berbeda dengan aslinya yang di New Zealand ya tapi lumayan keren untuk kita eksis. Rumah hobbit ini ternyata hanaya penampakan depannya saja, dalamnya sempit dan kosong, rumah Hobbit ini memnag disediakan untuk berfoto-foto dari depan saja.

Rumah Hobbit 

Rumah Kurcaci

Taman Seribu Batu

Disamping rumah hobbit terdapat bebatuan besar yang saling menopang agar tidak terguling, mungkin karena adanya batuan ini dinamakan kawasan Songgo Langit karena awal dari tempat wisata ini hanyalah batuan yang tersusun salaing menopang ini. Rumah hobbit dan lainyya ini baru di bangun enam bulanan ini yang bertujuan untuk menarik wisatawan yang mencari foto instagrameble. Disebelah kanan rumah Hobbit terdapat juga rumah-rumah kecil seperti komplek perumahan dibawah batu besar seperti rumah kurcaci.
Dibalik batu besar ternyata terdapat sebuah taman kecil yang sangat bagus untuk berfoto, terdapat bunga-bunga yang ditata sedemikian rupa sehingga membuat kesan kita sedang berada disebuah taman, padahal taman ini hanya kecil saja. Obyek selanjutnya yaitu Rumah Kayu Negeri dongeng, rumah kayu ini rumah berbentuk limas yang dibuat dari rantung-ranting pohon, penyusunan yang bertingkat sehingga terlihat rumah kayu ini seperti pedesaan yang dihuni oleh orang-orang adat suku. Rumah Kayu Negeri Dongen ini menjadi salah satu tempat favorid untuk berfoto, setelah siangan sedikit pengunjung akan mengantri disini, asyiknya kalau datang rame-rame kesini bisa menempati rumah kayu ini satu-satu untuk difoto jadi kita seperti penghuni rumah tersebut.


Rumah Seribu Kayu Negeri Dongen

panggung seni yang masih di kembangkan

perawatan dan penanaman bunga-bunga untuk mempercantik kawasan wisata

Kawasan Wisata Seribu Batu Songgo langit ini masih terus dikembangkan, terlihat di bagian ujung terdapat panggung pertujukan yang masih dalam pengerjaan, sempat saya bertanya kepada salah satu pengelola yaitu seorang ibu-ibu yang sedang menyiram bunga-bunga bahwa tempat wisata ini dikelola oleh masarakat dari desa Sukorame dengan anggota sekitar limapuluhan orang, dengan dana suadaya. Untuk lahan sudah mendapatkan ijin dari pihak perhutani sehingga sekarang tinggal meningkatkan daya tarik wisatawan untuk bisa datang kesini. Untuk tips saja datanglah ke tempat wisata ini pagi-pagi selagi masih sepi agar kita tidak mengantri berfoto sehingga mendapatkan foto yang bagus maksimal.